Nasional

Lapas Diminta Bekali Keterampilan Warga Binaan

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (Foto: Istimewa)

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (Foto: Istimewa)

Asahannews.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Tanjung Gusta untuk memberikan lebih banyak pelatihan dan keterampilan pada warga binaan yang ada di Lapas.

Dengan keterampilan yang dimiliki, warga binaan yang selesai menjalani hukuman dapat  berbaur dan berkompetisi di tengah masyarakat. Upaya ini juga untuk mencegah warga binaan kembali melakukan tindakan kriminal jika bebas nanti.

“Saya minta pembinaan yang dilakukan di Lapas lebih banyak lagi dan spesifik. Misalkan pelatihan bengkel, kerajinan kayu atau furnitur, dan sebagainya. Selain itu bagi narapidana yang memiliki bakat atlet untuk dapat dibina di sana,” kata Edy Rahmayadi, Sabtu (20/3/2021)

Dijelaskan Edy Rahmayadi, dalam kunjungan beberapa waktu yang lalu ke Lapas Tanjung Gusta, ia melihat waktu yang dihabiskan para warga binaan banyak yang tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat dan positif.

“Saya lihat waktu mereka dihabiskan hanya duduk dan melamun. Saya rasa ini harus diubah dengan membuat kegiatan positif. Agar mereka lebih dapat bermanfaat ketika nantinya bebas. Saya juga meminta pada Lapas untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dalam membantu memberikan pelatihan pada warga binaan Lapas Tanjung Gusta,” terangnya.

Kepala Lapas Perempuan Tanjung Gusta Surta Duma Sihombing mengatakan, kunjungan ini juga merupakan silaturahmi serta mengharapkan partisipasi bantuan dari Pemprov Sumut untuk warga binaan di Lapas Perempuan Tanjung Gusta. Bantuan yang diharapkan seperti sarana dan prasarana untuk para warga binaan.

“Bantuan tersebut bukan merupakan materi (uang), akan tetapi bantuan yang bersifat untuk memberi wawasan dan keterampilan para warga binaan yang saat ini menjalani hukuman di Lapas,” sebutnya.

Saat ini, tambahnya wargan binaan Lapas Perempuan Tanjung Gusta, sebanyak 85% dihuni narapidana dengan hukuman penyalahgunaan narkoba. “Kita sudah bekerja sama dengan BNN untuk rehabilitasinya. Namun saat ini kita tidak menerima lagi narapidana yang dalam tahap kecanduan atau sakau. Itu yang saat ini ditangani Polisi,” urainya.

Sementara Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Medan Batara Hutasoit, mengharapkan Pemprov Sumut dapat memberikan bantuan fasilitas belajar (Sekolah) bagi warga binaan anak di Lapas. (RED03)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button