< align="right">asahannews.com

Daerah Wisata Asahan

 

February 3rd, 2010

Visi Perubahan Asahan Tidak Jelas

budhi masthuriasahan ( Pemilukada asahan artikel pilihan )oleh : Budhi masthuri ( Putra Asahan )upati Asahan mengusung isue perubahan, tetapi perubahan seperti apa yang akan dilakukan tidak jelas!!. Bagaimana mau membuat sebuah perubahan untuk Asahan kalau paradigma dan pendekatan yang digunakan masih sama dengan rezim sebelumnya; developmentalism!? Seolah semua masalah akan selesai dengan [hanya] melaksanakan program pembangunan infra struktur?!

Padahal pendekatan yang sama sudah dijalankan selama bertahun-tahun oleh pemerintahan sebelumnya, tapi hasilnya?! Masyarakat Asahan belum merasakan kesejahteraan dalam hidupnya. Jalan-jalan masih banyak yang hancur meskipun baru dibangun, kecamatan Sei Kepayang masih dilanda banjir, dan penyakit cikungunya melanda beberapa desa di Asahan. Semua ini terjadi karena program pembangunan infra struktur tidak dimbangi dengan praktik clean governtmen & good governance. Lalu jika demikian, perubahan apa yang akan kita rasakan setelah terpilihnya Bupati/Wakil Bupati Asahan yang dalam beberapa bulan mendatang? Yang pasti sudah terlihat, adalah [hanya] perubahan sosok siapa yang berkuasa!

Ironisnya, dari sekian banyak balon bupati dan wakil yang bendeklarasikan dirti, tidak satupun dari mereka memberikan gambaran yang mengevaluasi secara tepat tentang kegagalan pemerintahan sebelumnya dalam menjalankan pembangunan di Asahan. Padahal; sejak sepuluh tahun belakangan, program pembangunan infra struktur telah menyedot lebih besar komposisi APBD Asahan. Kecamatan-Kecamatan bahkan dimekarkan [hanya] untuk alasan pemerataan program infra struktur, seolah pemerintah dan DPRD tidak perduli bahwa pemekaran tersebut telah menyebabkan terjadinya pembengkakan anggaran belanja aparatur dalam kompisisi APBD Asahan. Celakanya, toch banjir masih melanda beberapa kecamatan dan jalan-jalan yang baru dibangun sudah hancur meskipun anggaran dana perawatan dialokasikan cukup besar.

Kesimpulannya, pendekatan program yang lebih condong infra struktur seperti ini masih diragukan efektifitasnya dalam mengatasi kesejahteraan Asahan. Sebab selama ini tanpa dimbangi dengan program pengembangan supra struktur-nya yang memadai. Banyaknya kasus banjir dan jalan rusak, itu semua menunjukkan bahwa ada yang salah dalam pelaksanaan program infra struktur di Asahan, salah satu biang penyebabnya adalah, korupsi!

Visi perubahan Asahan melalui pendekatan infra struktur ini juateru patut dicurigai. Fakta membuktikan bahwa implementasi dari program pembangunan infra struktur ini sarat dengan kepentingan untuk bagi-bagi proyek. Pengalaman membuktikan, bagaimana tender yang sarat dengan masalah karena terindikasi KKN pada tahun 2007 lalu, diselesaikan secara tidak jelas. Kalau kita kumpulkan kliping berita di Koran, sinyalemen bagi-bagi proyek-pun sangat marak. Lalu, kalau demikien, sesungguhnya program infra struktur diperuntukkan bagi siapa? Bagi rakyat atau bagi elit kepentingan?

**Versi lengkap dari artikel ini akan diterbitkan salah satu media lokal di Asahan…
[Serial Kampanye Asahan Bersih 2015]
JANGAN PILIH CALON PEMIMPIN YANG TIDAK PUNYA KOMITMEN BERANTAS KORUPSI DI ASAHAN!!

Update me when site is updated

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply

Baca Juga: