|

Video Klip Slank Ditolak TV

asahannews (80)Kapanlagi.com – Cobaan demi cobaan dialami oleh grup musik Slank. Setelah rencana launching albumnya mengalami penundaan, kini video klip terbaru mereka yang rencananya ditayangkan di televisi malah ditolak diputar.

Lagu berjudul Drug Me Up memang dianggap kontroversial karena judulnya identik dengan narkotika. Padahal, dalam lagu tersebut, Slank malah ingin menunjukkan bagaimana Slank bisa keluar dari jeratan narkoba.

“Padahal lagu tersebut menunjukkan kalau kita sudah lepas dari narkoba. Tapi kita bisa bangkit seperti memakai narkoba meski dengan cara yang lain. Karena sudah terlalu heboh duluan menilainya, mereka nggak berani menayangkan,” kata Bimbim saat ditemui usai manggung di acara BY REQUEST di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (25/7).

Lagu Drug Me Up merupakan salah satu lagu dari album Slank yang berbahasa Inggris berjudul ANTHEM OF BROKEN HEART. Album itu sendiri merupakan album internasional pertama Slank yang dirilis di Ameriika serikat

“Bedanya, lagu dalam album ini berbahasa Inggris semua. 50% lagu lama yang ditranslet ke Bahasa Inggris, dan 50% lagi lagu baru,” tutur Bimbim.    (kpl/mai/npy)

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=152

Posted by on Aug 23 2009. Filed under MUSIK. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...