|

SBY Persilakan KPK Panggil Boediono-Sri Mulyani

srimulyani - budionoJakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani. Pemeriksaan tersebut terkait kemungkinan keterlibatan keduanya dalam skandal Rp 6,7 triliun Bank Century.

“Kalau memang ada masalah hukum, silahkan,” kata politisi Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul mengutip pernyataan presiden usai pertemuan 140 anggota Fraksi PD di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin,(1/3/2010) malam.

Menurut SBY, tugas Pansus Angket Century sebatas penyelidikan perkara. Sementara untuk penyidikan merupakan wilayah hukum seperti kepolisian, kejaksaan maupun KPK.

“Beliau mengingatkan, tugas pansus adalah penyelidikan. Sedangkan penyidikan masuk wilayah hukum,” imbuhnya.

Sebelumnya juru bicara KPK Johan Budi menyatakan kemungkinan keduanya akan dipanggil KPK. KPK juga akan melakukan gelar perkara kasus Bank Century yang masih dalam tahap penyelidikan. Gelar perkara dilakukan pekan ini sebagai bukti keseriusan KPK menangani perkara ini.

(Ari/ape)
sumber : Luhur Hertanto – detikNews.com

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=1763

Posted by on Mar 2 2010. Filed under HUKUM, NASIONAL, POLITIK. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...