|

Razia Gabungan Pengamanan Hutan di Nantalu Asahan, 4 Tersangka 2 Excavator Diamankan

kayuasahan ( Pulau Raja )
bungan terdiri dari Polres Asahan, Polhut Dishutbun Asahan, Polsek Pulau Raja dan Tipiter Poldasu dipimpin Iptu Eka Aryandi Putra dilancarkan di kawasan Hutan Nantalu Register V A Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan, Asahan, Senin (7/9). Empat tersangka perusak hutan dan 2 alat berat excavator diamankan di Mapolres Asahan guna pengusutan lanjut.

Kapolres Asahan yang dikonfirmasi SIB melalui Kanit Tipiter Iptu Eka Aryandi Putra menjelaskan, akhir-akhir ini semakin marak perusakan hutan di kawasan Nantalu oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab terhadap kelestarian hutan. Hutan seenaknya dirambah untuk dijadikan lahan pertanian kelapa sawit. Untuk pengamanan hutan tersebut dilancarkan razia gabungan terdiri dari Tipiter Polres Asahan, Tipiter Poldasu, Polsek Pulau Raja dan Polhut Dishutbun Asahan.

Dua unit alat berat excavator ditemukan di lapangan sekaligus diamankan bersama 2 orang operator alat berat tersebut masing-masing Sy warga Medan dan Sah warga Tanjung Morawa. Kedua alat berat itu ditemukan saat tidak bekerja sebab dalam keadaan rusak. Namun beberapa hari sebelumnya sudah mengerjakan sepanjang 1.250 meter kanal dan jalan di areal hutan register tersebut. Kedua tersangka dan alat berat excavator diamankan ke Mapolres Asahan guna pengusutan dan pengembangan kasus.
Dalam pemeriksaan di Mapolres Asahan tersangka Sy dan Sah mengakui mereka berdua hanya sebagai pekerja dan mengoperasikan kedua unit alat berat tersebut atas suruhan Sel warga Meranti dan Syah warga Medan. Sel dan Syah menyusul ditangkap dari rumah masing-masing dan diamankan di Mapolres Asahan. Siapa pemilik kedua unit alat berat dan yang mengaku pemilik lahan yang sudah mulai diolah itu kini masih dalam pengusutan Polres Asahan. Pengusutan juga akan dikembangkan terhadap orang-orang yang mengaku pemilik dan memperjual belikan areal Hutan Nantalu tersebut.

Kadis Hutbun Asahan Ir P Sihombing yang dikonfirmasi SIB melalui Komandan Polhut TR Nainggolan membenarkan pelaksanaan razia di hutan Nantalu tersebut dilancarkan secara gabungan guna pengamanan yang lebih mantap. Dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar berhati-hati dan tidak terperdaya oleh tipu daya orang-orang tertentu untuk membeli lahan kawasan hutan dengan harga murah. Menurut Nainggolan, razia yang sama akan terus berlanjut, siapa yang kedapatan merusak hutan akan disikat. (S12/i)
sumber berita : hariansib.com

Short URL: http://asahannews.com/?p=497

Posted by on Sep 12 2009. Filed under ASAHAN, DAERAH. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented