|

Puluhan Ribu Guru di Asahan Terima Dana Insentif

teacherasahan ( berita guru asahan )
Dalam Dua Minggu Puluhan Ribu Guru di Asahan Terima Dana Insentif
Kisaran (SIB)
Desakan puluhan ribu guru kepada Dewan Pendidikan Asahan (DP) dan DPRD Asahan melalui Komisi D membuahkan hasil, karena paling lambat Pemkab Asahan melalui kantor Pos Kisaran mentransfer dana tersebut ke masing masing UPT Kecamatan dalam dua minggu. Selain dana insentif guru, Pemkab Asahan dan Pemprovsu juga membayarkan uang kepada siswa miskin dan tidak mampu yang sumbernya dari APBD Asahan 2009 dan APBD Propinsi SU 2009, kata Ketua Komisi D Lela Sari kepada SIB yang ikut dengan tim ketika melakukan kunker ke kantor Pos Kisaran, Senin (7/12).
Dana yang disalurkan itu nanti berjumlah Rp11 miliar lebih. Untuk dana insentif guru Rp5 miliar lebih dan bantuan pendidikan kepada siswa miskin dan kurang mampu Rp6 miliar lebih. Dana dibayarkan kepada guru melalui bendahara sekolah agar kegiatan proses belajar dan mengajar tidak terganggu, karena itu sebanyak 10.448 guru dimulai dari TK sampai SMA sederajat negeri dan swasta termasuk guru di jalur pendidikan khusus MAN, MTS dan Tsanawiyah tidak terganggu dalam melaksanakan tugasnya, kata Lela Sari
Disebut Lela Sari, sebelum kunker ke kantor Pos Kisaran, DP dengan jumlah personi 4 orang yaitu H Yusuf Marpaung (Ketua), Drs Esmar Siagian (Wakil Ketua), Drs HM Syahroni, Drs Mapilindo (anggota) membahas di ruang Komisi D diterima Drs Mapilindo MPd, Zaharuddin Ginting, Rahman dan Irwansyah Siagian meliputi pentingnya pemetaan pendidikan masalah guru dan pendirian sekolah di setiap kecamatan.
Selain itu, DP dan Komisi D memonitoring pelaksanaan DAK dan penggunaan BOS. Pada pertemuan tersebut juga dibahas agar uji kelayakan dan kepatutan diberlakukan kepada para calon kepala sekolah, tandas Esmar Siagian sembari menyebutkan selama ini uji kelayakan itu tidak pernah diberlakukan.
Masalah DAK yang dikerjakan 120 SD penerima sesuai laporan yang diterima dari pihak DP Asahan yang telah melakukan monitoring beberapa bulan lalu, ditemukan adanya kesalahan fatal dalam pengerjaan bangunan yang tidak sesuai dengan bestek termasuk dalam pengadaan mobiler, kata Lela Sari mengutip penjelasan H Yusuf Marpaung.
Sementara itu H Sianipar mewakili pihak kantor Pos Kisaran mengaku baru pada Jumat (4/12) menerima data penerima dana insentif tersebut karena sebelumnya ada revisi. Dari hasil revisi itu dana tersebut dalam 2 minggu paling lambat diransfer ke rekening bendahara UPT Kecamatan yang selanjutnya bendahara UPT Kecamatan menyerahkannya ke bendahara setiap sekolah.
“Kami berusaha bekerja keras secara maksimal kendati kerja sama ini berbentuk sosial agar guru guru menerimanya sebelum berakhirnya Desember 2009. Menurut Disdik Asahan keterlambatan penyerahan data itu karena ada revisi data tentang jumlah uang yang diterima setiap guru yaitu dalam PPh, bagi guru negeri sesuai dengan ketentuan dikenakan PPh sebesar 15 persen sedangkan bagi guru swasta penuh menerima haknya,” kata H Sianipar. (S13/u)
sumber : hariansib.com

Short URL: http://asahannews.com/?p=1577

Posted by on Dec 10 2009. Filed under ASAHAN, DAERAH, KISARAN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented