Pemkab Asahan Segera Bangun 54 Plang KA
asahan ( berita plang KA )
Untuk menekan angka kecelakaan disetiap simpang perlintasan kereta api (KA) yang mana sampai saat ini sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, maka hal ini disikapi Pemkab Asahan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Asahan akan menganggarkan pembangunan rambu plang kereta api sebanyak 54 titik perlintasan. Pembangunan rambu plang kereta api tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp. 300 juta hingga Rp. 600 juta per setnya dan akan dipasang di 10 kecamatan yang dilalui kereta api.
Hal ini ditegaskan Kasi Fisik Bappeda R Situmorang kepada wartawan baru baru ini diruang kerjannya kemarin. Beliau menjelaskan, masih banyak terdapat simpang perlintasan kereta api yang tidak memiliki rambu plang kereta api seperti terlihat di daerah pajak Bakti Kisaran. Daerah ini sangat rawan terjadinnya kecelakaan mengingat daerah tersebut setiap pagi dan sorenya ramai dilintasi para warga.
Menurut R Situmorang, pembangunan rambu plang kereta api tersebut terkait dengan program rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Asahan. Dan dalam pembangunannya nanti dikerjakan secara bertahap sesuai dengan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan dalam setiap tahun, ujarnya.
Dari 10 titik yang direncanakan, Kecamatan Kisaran Timur paling banyak yang akan dibangun rambu plang kereta api dengan sebanyak 13 titik yang dianggap rawan. Dan daerah seperti Sei Dadap, Air Batu, Pulau Bandring, Teluk Dalam, Pulau Raja, Aek Kuasan serta Kecamatan Aek Ledong dan Air Joman akan dibangun sesuai dengan kebutuhannya.
Jadi bila pembangunan rambu plang kereta api selesai dibangun, kita semua berharap untuk segera mematuhi larangan bila plang sudah turun hendaknya jangan dilalui sebelum kereta api tersebut melintas. Kesabaran serta mau mematuhi peraturan akan menghindarkan kita dari maut yang selalu menanti kita, ucapnya.
(AK.ST.09)
Ket Gbr :
Simpang perlintasan kereta api di daerah pajak Bakti Kisaran sering terjadi kecelakan, akibat didaerah ini tidak adanya rambu serta plang kereta api. (foto hdn).
Short URL: http://asahannews.com/?p=1408



