Munas Golkar, Tommy Ingin Menjadi No. 1 di Golkar
Pasuruan – Pertarungan menjadi Ketua Umum Partai Golkar bakal sengit. Jika kalah, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto siap kembali ke habitatnya dan tidak akan berkecimpung di kepengurusan Golkar.
“Mas Tommy bukan untuk masuk ke pengurusan Partai Golkar atau menjadi penasehat. Mas Tommy juga bukan untuk nomor dua. Kalau tidak jadi, mas Tommy akan kembali ke habitatnya sebagai pengusaha,” kata Ketua Tim Sukses Tommy Soeharto, Mayjen (Purn) TNI Saurip Kadi.
Hal itu disampaikan dia kepada wartawan di sela-sela pertemuan dengan DPD I dan DPD II Jawa Timur di Kota Pasuruan, Kamis (17/9/2009).
Saurip menegaskan, Tommy tidak akan menjadikan Partai Golkar sebagai kendaraan menuju calon presiden 2014. “Mas Tommy akan menjadi wasit pada konversi Partai Golkar 2014 nanti,” ujarnya.
Ia mengatakan, pencalonan Tommy pada Munas Golkar awal Oktober untuk menyelamatkan partai beringin ke depan, yang modern dan berpihak pada rakyat.
“Kalau Mas Tommy terpilih, Partai Golkar tidak akan berkoalisi, tapi juga bukan oposisi, karena presidensial. Kalau kebijakannya merugikan rakyat, akan dikritisi. Golkar akan memberikan solusi yang baik ke pemerintahan. Jika solusi tersebut ditolak, rakyat akan menilainya sendiri. Sehingga Golkar menjadi partai yang trend center atau pengubah,” katanya.
Saurip menerangkan, Tommy akan membuat Golkar menjadi Tri Karya. Pertama, Golkar akan dikelola secara independen, mandiri dan dinamis. Kedua menjadi kendaraan bagai rakyat Indonesia atau kader partai untuk mencapai tujuan dan kepentingan politik, kepentingan pribadi.
“Golkar akan membuat program-program riil di lapangan. Kalau masyarakatnya petani, akan meningkatkan produktifitas padi atau swasembada pangan. Peternakan juga begitu. Yang ketiga, Mas Tommy akan memberikan pendidikan gratis dan kesehatan yang murah,” tuturnya. Sumber : Detik News.com
Short URL: http://asahannews.com/?p=731



