Lomba Barelang Kolek Race di Jembatan I
UNTUK menyambut tahun kunjungan wisatawan 2010, pemerintah Batam mengadakan lomba Barelang Kolec Race di Jembatan I. Lomba ini sengaja di Jembatan I sekaligus untuk memantapkan ikon dan mempromosikan objek wisata Jembatan Barelang. Acara dibuka oleh walikota Batam Ahmad Dahlan.
Camat Sagulung Zulkifli sebagai tuan rumah menyebut even Barelang Kolec Race di Jembatan I ini sebagai ajang promosi agar wisatawan bisa terasa lebih akrab dengan jembatan Barelang.
Dalam Barelang Kolec Race digelar berbagai lomba seperti, perahu layar yang diikuti 28 perahu, kayak 10 perahu, dan lomba joget berhadiah yang diikuti kaum muda, anak-anak dan tua muda.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan Pemko Batam akan menata sarana objek di Jembatan I Barelang. Dalam APBD Perubahan ini, Pemko menganggarkan dana sebesar Rp1,2 miliar untuk memasang lampu hias di Jembatan Barelang agar bisa memikat wisatawan yang mengunjunginya.
Selain membuat lampu hias di Jembatan I, juga akan dibangun toilet, dan tempat parkir, sehingga pengunjung tidak lagi parkir di atas Jembatan I. “Dulu kita berharap ke OB, tapi mereka tidak punya anggaran untuk itu. Agar lampu hias bisa jalan kita anggarkan lewat APBD Perubahan,” kata Wali Kota Ahmad Dahlan usai membuka Barelang Kolec Race di Jembatan I, Kamis (20/8).
Selain itu, para pedagang di sana akan ditata. Sementara mobil tidak boleh lagi parkir di atas jembatan. “Selain menata tempat perparkiran, kami akan membuat toilet sehingga wisatawan bisa merasa nyaman. Walau kelihatan sepele tapi toilet sangat penting. Kalau ada yang kebelet tidak ada tempatnya akan kesulitan karena tempat pemukiman jauh dari sana,” paparnya.
Plt Kepala Dinas Tata Kota, Gintoyono, mengatakan sudah diusulkan dalam APBD Perubahan untuk pemasangan lampu hias sebesar Rp 1,2 miliar. Namun apakah itu disetujui dewan atau tidak masih perlu ditunggu.
Kepala Bidang Program Dinas Pariwisata, Bambang S, pula menyebut sudah membuat Detail Enginering Desain (DED) Pantai Dendang Melayu di bawah Jembatan I. Anggaran untuk DED itu sebesar Rp90 juta. Setelah selesai DED itu akan ditenderkan pembangunan Pantai Dendang Melayu di bawah Jembatan I Barelang. Ia mengakui, Dinas Pariwisata mengalami keterlambatan untuk membangunnya karena keterbatasan anggaran. (hat)
Source TRIBUN BATAM
Short URL: http://asahannews.com/?p=284



