|

Kewaspadaan Hizbullah Tanggapi Kegagalan AS Di Tepi Barat

_34442_Hassan_NasrallahBEIRUT (Asahan News) – Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah bersumpah pada  Jumat kemarin (18/09/09) bahwa kelompok perlawanannya siap untuk “menghancurkan” tentara Israel jika menyerang Libanon.

“Saya mengira bahwa Israel mungkin akan melancarkan perang ke Libanon dan saya menyatakan bahwa kami tidak ingin perang, meluangkan waktu dalam membentuk kabinet lebih baik daripada menyeret Libanon ke dalam kekacauan.” katanya kepada para pendukung di Sayyid al-Shuhada kompleks di pinggiran kota Beirut selatan. Nasrallah berbicara dalam pidato televisi selama upacara peringatan hari Quds.

Hari Quds, merupakan gagasan almarhum pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Diadakan setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan suci Muslim, Ramadhan, sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina.

“Saya tidak tahu apa alasan yang mungkin mereka gunakan untuk perang ini, tetapi jika Israel menyerang kita, kita harus mengubah ancaman menjadi peluang,” katanya.

13773Nasrallah mengatakan Israel adalah sebuah negara yang berpusat pada militer, dia juga menambahkan, “Jika kita menghancurkan pasukan mereka di Libanon sini, masa depan yang bagaimanakah yang dimiliki negara? Perang berikutnya akan mengubah wajah negeri ini.”

Ribuan orang, termasuk juga wanita dan anak-anak membentuk rantai manusia sepanjang lima kilometer (tiga mil) sampai Libanon selatan yang berbatasan dengan Israel, mengibarkan bendera Hizbullah dan Palestina untuk mengecam Israel yang melakukan pembersihan etnis Palestina setelah pembentukan negara Yahudi pada tahun 1948.

“Saya menyatakan bahwa kita tidak akan mengakui, berhubungan, menormalisasi hubungan atau menyerah kepada Israel, bahkan jika seluruh dunia mengakui itu,” kata Nasrallah.

Komentar Nasrallah tersebut muncul beberapa jam setelah utusan khusus Timur Tengah Presiden AS Barack Obama tidak mampu menjembatani kesenjangan lebar antara Israel dan Palestina pada ketentuan-ketentuan memperbarui perundingan damai.

13773Mitchell, utusan khusus Amerika tersebut telah mendesak Jazirah Arab untuk mengambil langkah-langkah ke arah normalisasi hubungan dengan menekan agar Israel menghentikan pembangunan pemukiman di Tepi Barat.  Sayyid menyebut Israel sebagai “kanker entitas tidak sah” yang harus “dihilangkan.”

Nasrallah mengatakan Israel sudah mempersenjatai dan melakukan latihan militer siang dan malam karena takut.

Nasrallah mendesak musuh terdekatnya dan dari Jazirah Arab “untuk menghindari saling menyerang.” Dia juga berterima kasih kepada Iran untuk mendukung perlawanannya.

“Anda sepenuhnya bebas untuk tidak mendukung perlawanan di Libanon dan Palestina, tetapi hindari melakukan serangan,” katanya, Dia mendesak negara-negara Arab baik untuk mendukung rakyat Palestina atau meninggalkan mereka sendirian.

“Tidak benar bahwa kita hanya memiliki dua pilihan, baik meluncurkan perang dalam skala besar atau menyerah. Ada pilihan ketiga untuk tetap setia dan menolak,” demikian katanya kepada para pendukungnya yang melambai-lambaikan bendera kuning partai dan membawa gambar pemimpin mereka.

“Pengalaman dan fakta membuktikan bahwa hanya pilihan perlawanan yang akan memulihkan wilayah kita,” kata Nasrallah.

Israel melancarkan perang Berdarah selama 34 hari di Libanon pada musim panas 2006, Israel menuding pejuang Hizbullah menangkap dua tentara Israel dalam serangan lintas perbatasan yang mematikan dengan tujuan untuk membebaskan tentara Libanon dari penjara Israel.

Perang merenggut nyawa lebih dari 1.200 orang di Libanon, sebagian besar dari mereka warga sipil, dan lebih dari 160 warga Israel, sebagian besar dari mereka adalah tentara.

Kelompok perlawanan Hizbullah, awalnya dibentuk untuk melawan pendudukan Israel di Libanon selatan, setelah memaksa militer Israel keluar dari Libanon pada tahun 2000. Bagaimanapun, Israel tetap memaksa menduduki Libanon di Ladang Shabaa.

Penerbangan pasukan udara Israel di atas wilayah Libanon terjadi hampir setiap hari dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang menyatakan mengakhiri perang pada bulan Agustus 2006. (ad/me/ds) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Short URL: http://asahannews.com/?p=870

Posted by on Sep 22 2009. Filed under AFGANISTAN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented