Kedudukan Daar Uluum semakin tidak jelas
KISARAN – Keberadaan pesantren Daar Uluum kota Kisaran semakin tidak jelas. Hal itu terkait permintaan bupati Asahan Risuddin kepada DPRD untuk menginventarisir aset daerah termasuk keberadaan pesantren, namun komisi A DPRD menjelaskan pesantren itu bukan milik golongan ataupun pemda namun milik umat.
“Pesantren Daar Ulum milik umat Islam yang mau belajar, bukan milik pemda ataupun milik perorangan,” tegas sekretaris komisi A DPRD Asahan, Samsul Qodri Marpaung, kepada Waspada, tadi malam.
Menurutnya, tidak ada wewenang DPRD untuk menginventarisir aset daerah, termasuk Daar Uluum, disebabkan Pemkab yang bertanggung jawab yang berkenaan dengan aset daerah.
“Pemkab dan jajarannya yang harus menginventarisir aset daerah, bukan DPRD,” ungkapnya.
(dat05/waspada)
sumber : waspada.co.id
Short URL: http://asahannews.com/?p=349


