|

Kebakaran di Perumnas Helvetia Hanguskan Delapan Rumah

kebakaranMEDAN–AN: Delapan rumah di Perumnas Helvetia Medan, Sabtu (26/9), habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi mulai sekitar pukul 04.45 WIB.

Saksi mata warga Perumnas Helvetia Medan, Rena (34) mengatakan, kebakaran itu terjadi secara tiba-tiba, sehingga perabotan rumah tangga, pakaian, dan dokumen berharga milik warga tidak dapat diselamatkan.

Apalagi, katanya, peristiwa nahas itu terjadi pada pagi hari, saat warga sedang terlelap tidur.

“Kebakaran tersebut diketahui seorang warga yang sedang melintas di Jalan Helvetia Raya, dan melihat kepulan asap dari salah satu rumah,” katanya.

Delapan rumah milik warga yang terbakar itu berada di lokasi Jalan Nusa Indah Raya Blok 14 Perumnas Helvetia atau sekitar 6 km arah barat dari pusat Kota Medan.

Rumah yang terbakar itu merupakan bangunan cukup mewah dan bertingkat tipe 45-60 yang harganya berkisar ratusan juta rupiah.

Akibat kebakaran itu, seluruh gas yang dipasok ke rumah-rumah warga Perumnas Helvetia dimatikan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Menyebabkan warga akhirnya tidak dapat memasak.

Menurut Rena yang juga karyawan BUMN, satu dari delapan rumah yang terbakar itu, ternyata dalam keadaan kosong dan pemiliknya sedang mudik Lebaran ke kampung halamannya.

Rumah tersebut diketahui tidak ada penghuni, setelah petugas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang dibantu beberapa warga mencoba menggedor rumah itu, namun tidak ada jawaban.

“Rumah yang ditinggal pemiliknya itu, kelihatan ludes dilalap api,” katanya.

Selanjutnya, dia menjelaskan, barang dan harta benda yang tidak dapat diselamatkan, tidak hanya pada rumah yang ditinggal pemiliknya itu, tetapi juga rumah korban lainnya.

“Kobakaran api terlihat cukup besar dan dengan cepat melalap bangunan rumah, apalagi saat kejadian angin bertiup kencang, sehingga barang di dalam rumah sulit dikeluarkan,” ujar Evarena yang berada di lokasi kejadian.

Bahkan, beberapa warga yang menjadi korban kebakaran pada suasana Lebaran itu, hanya bisa menyelamatkan diri dan memakai baju di badan.

Sementara itu, di lokasi kejadian terlihat petugas Polsekta Helvetia sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi warga dan barang bukti, untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

“Tidak diketahui penyebab kebakaran itu dan masih terus diselidiki. Begitu juga jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut,” kata salah seorang petugas polisi yang turun ke lapangan.

Sementara petugas pemadam kebakaran Pemko Medan, Usman (45) mengatakan, untuk menjinakkan si “jago merah” itu, terpaksa mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Sumber MediaIndonesia.com

Short URL: http://asahannews.com/?p=956

Posted by on Sep 28 2009. Filed under MEDAN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented