February 5th, 2010
DPRD Asahan Laporkan Dugaan Proyek Fiktif
asahan ( berita proyek fiktif )
KISARAN-METRO; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Asahan dalam waktu dekat akan melaporkan beberapa pelaksanaan proyek yang dinilai fiktif dan bermasalah yang dikerjakan pada Tahun Anggaran Tahun 2009.
Dalam pelaksanaan proyek fiktif itu banyak ditemukan permasalahan dalam pengerjaannya. Itu berdasarkan hasil temuan anggota dewan saat melakukan reses ke kecamatan. Laporan tersebut nantinya akan dibawa kejalur hukum, agar persolan proyek di Asahan dapat diselesaikan dengan tuntas. Pasalnya persolan proyek di Asahan banyak bermasalah dalam pengerjaannya .
Demikian diutarakan Wakil Ketua DPRD Asahan, Armen Margolang kepada METRO, Selasa (2/2) di gedung dewan setempat. “Kami menemukan beberapa proyek fiktif dan bermasalah, temuan ini dalam waktu dekat akan kami bawa ke ranah hukum agar dapat diproses. Namun yang bersangkutan belum mau merinci hasil temuan reses DPRD,” ucapnya.
Armen bersama wakil ketua DPRD Asahan, Ir Arief Fansuri Nasution MSi dan Dahrun Hutagaol SE meminta kepada kejaksaan untuk segera menuntaskan persoalan dugaan korupsi sebesar Rp5,8 miliar lebih pada proyek perencanaan teknis di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan yang dianggarkan pada APBD Asahan tahun 2008.
“Kami meminta Kejaksaan segera menuntaskan persoalan dugaan korupsi di dinas PU, sebab dalam waktu dekat kami akan melaporkan beberapa proyek fiktif yang dikerjakan pada anggaran tahun 2009,” sebut Armen seraya berharap kejaksaan segera menyelesaikan dugaan korupsi di tubuh dinas PU.
Armen yang merupakan politisi asal PDI-P ini menilai, bila persoalan ketidak beresan proyek di Asahan tidak segera diselesaikan, maka persolan tersebut akan terus berlanjut dan hal ini akan berdampak negatif dalam pembangunan di Kabupaten Asahan.
“Selain akan melaporkan persoalan proyek ini, persolan ini juga akan berimbas dengan laporan pertanggung jawaban Bupati Asahan, artinya kami akan terus mempertanyakan persolan ini dalam LKPJ Bupati nantinya,” ucapnya.
Sedang Ir Fansyuri Nasution MSi yang juga Ketua Partai Demokrat Asahan mendesak penegak hukum di Asahan untuk mengusut persoalan dugaan korupsi di Asahan dan terlebih soal proyek yang dipastikan menggunakan dana bersumber dari APBD yang nota bene adalah merupakan uang rakyat.
“Mengusut proyek yang didalamnya diduga terjadi tindak pidana korupsi sesuatu yang tepat, karena akan menyelamatkan uang Negara yang diselewengkan oknum-oknum tertentu,” ungkapnya. Sedang Kabag Humas Pemkab Asahan Rahmat Hidayat SSos MSi berpendapat tidak mungkin ada proyek fiktif dan begitupun akan dipelajari keberadaannya. (van)
sumber : metrosiantar.com
