|

DPRD Asahan Laporkan Dugaan Proyek Fiktif

asahan ( berita proyek fiktif )
KISARAN-METRO; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Asahan dalam waktu dekat akan melaporkan beberapa pelaksanaan proyek yang dinilai fiktif dan bermasalah yang dikerjakan pada Tahun Anggaran Tahun 2009.

Dalam pelaksanaan proyek fiktif itu banyak ditemukan permasalahan dalam pengerjaannya. Itu berdasarkan hasil temuan anggota dewan saat melakukan reses ke kecamatan. Laporan tersebut nantinya akan dibawa kejalur hukum, agar persolan proyek di Asahan dapat diselesaikan dengan tuntas. Pasalnya persolan proyek di Asahan banyak bermasalah dalam pengerjaannya .

Demikian diutarakan Wakil Ketua DPRD Asahan, Armen Margolang kepada METRO, Selasa (2/2) di gedung dewan setempat. “Kami menemukan beberapa proyek fiktif dan bermasalah, temuan ini dalam waktu dekat akan kami bawa ke ranah hukum agar dapat diproses. Namun yang bersangkutan belum mau merinci hasil temuan reses DPRD,” ucapnya.

Armen bersama wakil ketua DPRD Asahan, Ir Arief Fansuri Nasution MSi dan Dahrun Hutagaol SE meminta kepada kejaksaan untuk segera menuntaskan persoalan dugaan korupsi sebesar Rp5,8 miliar lebih pada proyek perencanaan teknis di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan yang dianggarkan pada APBD Asahan tahun 2008.

“Kami meminta Kejaksaan segera menuntaskan persoalan dugaan korupsi di dinas PU, sebab dalam waktu dekat kami akan melaporkan beberapa proyek fiktif yang dikerjakan pada anggaran tahun 2009,” sebut Armen seraya berharap kejaksaan segera menyelesaikan dugaan korupsi di tubuh dinas PU.

Armen yang merupakan politisi asal PDI-P ini menilai, bila persoalan ketidak beresan proyek di Asahan tidak segera diselesaikan, maka persolan tersebut akan terus berlanjut dan hal ini akan berdampak negatif dalam pembangunan di Kabupaten Asahan.

“Selain akan melaporkan persoalan proyek ini, persolan ini juga akan berimbas dengan laporan pertanggung jawaban Bupati Asahan, artinya kami akan terus mempertanyakan persolan ini dalam LKPJ Bupati nantinya,” ucapnya.

Sedang Ir Fansyuri Nasution MSi yang juga Ketua Partai Demokrat Asahan mendesak penegak hukum di Asahan untuk mengusut persoalan dugaan korupsi di Asahan dan terlebih soal proyek yang dipastikan menggunakan dana bersumber dari APBD yang nota bene adalah merupakan uang rakyat.

“Mengusut proyek yang didalamnya diduga terjadi tindak pidana korupsi sesuatu yang tepat, karena akan menyelamatkan uang Negara yang diselewengkan oknum-oknum tertentu,” ungkapnya. Sedang Kabag Humas Pemkab Asahan Rahmat Hidayat SSos MSi berpendapat tidak mungkin ada proyek fiktif dan begitupun akan dipelajari keberadaannya. (van)

sumber : metrosiantar.com

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=1690

Posted by on Feb 5 2010. Filed under ASAHAN, DAERAH, KISARAN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...