|

berita asahan : Alur Air Diduga Lintasan Naga, Warga Gelar Tolak Bala

asahan ( berita padang mahondang )
Tolak BalaFenomena alam dengan terbentuknya aliran sungai baru di areal rawa-rawa di Dusun IV Bendorawa Desa Padang Mahondang, Kecamatan Pulau Rakyat beberapa waktu lalu, diduga sebagai lintasan naga yang berpindah tempat. Oleh karena itu, warga setempat menggelar ruwatan atau acara tolak bala.

Cerita dugaan lintasan naga ini muncul dari kesaksian Muslim Manurung, yang melihat lahan rawa-rawa yang semula tidak berair berubah menjadi alur sungai baru, Sabtu (3/10) lalu. Selanjutnya, Muslim langsung meninggalkan peralatan pertaniannya untuk memberitahukan kepada Kadus IV Bendorawa Sunarso mengenai kejadian yang dilihatnya.

Tanpa menunggu waktu lagi, Sunarso dan Muslim langsung melihat kejadian alam yang belum pernah disaksikannya. Rasa takjub dan dibarengi ketakutan dialami Sunarso dan Musilm saat memandang alur tersebut.

Fenomena alam yang dipercayai sebagian warga merupakan perlintasan naga tersebut, membuat Muslim dan beberapa warga serta aparat desa mengumpulkan dana untuk melakukan ritual tolak bala, Rabu (14/10) di area yang dipercaya sebagai lintasan naga, agar kelak tidak membawa musibah di kemudian hari, tapi sebaliknya akan mendatangkan rezeki.

Dalam tolak bala, seluruh masyarakat, termasuk kepala dusun, kepala desa, tokoh masyarakat dan agama, berkumpul sambil membacakan surat Al Fatihah, lalu Tahlil.

Setelah berdoa, barulah sepiring nasi lengkap dengan sayuran dan ikan gabus, dilemparkan ke rawa-rawa tempat terbentuknya alur air yang diisukan bekas lintasan ular naga tersebut. Acara itu itu kemudian ditutup dengan makan bersama.

Tokoh agama Desa Opa Padangmahondang, Muhammad Rajab Harahap menjelaskan, sejak terbentuknya alur air yang diisukan bekas lintasan ular naga, warga resah dan khawatir akan terjadi bencana di daerah mereka.

“Jadi, dengan adanya ruwatan atau kenduri ini diharapkan desa kami akan terhindar dari bencana. Warga sangat resah dengan adanya fenomena ini, sehingga kami menggelar kenduri agar tidak ada bencana atau bala, tapi menjadi rezeki atau rahmat dari Allah,” ujar Harahap.

Kades Opa Padangmahondang, Irwan L Sitorus Pane mengatakan, fenomena seperti itu baru pertama kali terjadi di desa mereka. Katanya, meskipun belum diketahui makna fenomena itu, hendaknya warga lebih hati-hati.

“Mudah-mudahan fenomena ini membuat masyarakat berhati-hati serta lebih gigih bekerja,” ujar Kades didampingi Kepala Dusun IV Bendorawa Sunarso.

Sebelumnya, kawasan rawa yang dijadikan areal pertanian, tiba-tiba berubah membentuk alur air sepanjang 400 meter lebih dan lebar 7 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter.

Selain itu, di tengah rawa-rawa, juga ditemukan lubang berbentuk lingkaran dan kedalamannya tidak dapat diukur secara pasti. “Warga menduga hampir mencapai 500 meter,” tutur salah seorang warga, Muslim Manurung.

Untuk menuju ke sana, harus memanfaatkan perahu mini atau sampan kecil. “Warga setempat, menduga fenomena alam ini merupakan jejak atau bekas tapak ular naga,” pungkasnya sambil mengelus kepala. (mag-03)

sumber : metrosiantar.com
fhoto : metrosiantar.com ( NAGA: Tolak bala yang dilakukan warga Bendorawa di areal yang diduga lintasan naga, kemarin (14/10). )

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=1174

Posted by on Oct 15 2009. Filed under ASAHAN, DAERAH. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...