Bau Mayat Tercium, Evakuasi Difokuskan di Bawah Runtuhan Batu
Cianjur (ASAHANNEWS.COM) – Lebih dari 40 orang belum ditemukan sejak longsor akibat gempa 7,3 skala richter (SR) melanda Cianjur, 2 September lalu. Namun kini, bau mayat mulai tercium di salah satu lokasi reruntuhan batu. Pencarian pun difokuskan di lokasi itu.
“Sudah mulai tercium baunya. Tim SAR sedang menggali batuan,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Suparda di Kampung Babakan Caringin, Rt 04 Rw 01, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2009).
Tim SAR mencatat sedikitnya ada 45 jiwa yang belum ditemukan di lokasi tersebut. Tim SAR baru menemukan 6 korban pada pencarian, Jumat 4 September.
Longsoran tanah yang berasal dari perbukitan yang berada tepat di atas kampung tersebut menenggelamkan 19 rumah di RT 04 RW 01 Desa Cikangkareng.
Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) dengan total 71 jiwa menjadi korban. Hingga kini, tim SAR berhasil menemukan total 25 korban dalam keadaan sudah tak bernyawa. 4 di antaranya ditemukan dengan kondisi kepala yang sudah terpisah dari badannya.
Sementara itu, kata Suparda, 4 orang mengalami luka berat, 3 di antaranya meninggal saat dilarikan ke RS Cianjur. Dan 45 jiwa belum ditemukan. SOURCE FROM DETIKNEWS.COM
Short URL: http://asahannews.com/?p=472



