Asahan : Kondisi Bayi Akbar Membaik

asahan ( berita asahan )
Kondisi Bayi “Raksasa” Membaik, Sudah Boleh Pulang
Kisaran (SIB)
Kondisi kesehatan bayi “raksasa” Muhhammad Akbar Risuddin yang saat ini masih rawat inap di RSUD HAM Kisaran, Jumat (25/9) malam sekira pukul 21.00 WIB naik mencapai 38,7 derajat celsius namun sudah normal menjadi 36,8 derajat celsius, kata Direktur RSUD HAMS dr Herwanto melalui dr Ansaruddin Nasution DSA dokter yang menangani bayi tersebut.
“Kendati terjadi peningkatan suhu namun saat ini suhunya sudah normal, kata Ansaruddin kepada wartawan di sela-sela liputan langsung salah satu media elektronik di ruang VIP RSUD HAMS, Sabtu (26/9). Memang suhu normal untuk orang dewasa atau bayi 34 derajat Celsius namun dengan kondisi suhunya saat ini 36,8 derajat boleh digolongkan normal dan bila memang pihak keluarga berkeinginan membawa bayi yang saat ini menjadi perhatian orang banyak sudah boleh pulang, kata Ansaruddin.
Tentang gangguan lain telah terjadinya penurunan berat badan dari 8,7 Kg menjadi 8,6 Kg disebut Ansaruddin, itu hal yang biasa dan masih katagori normal. Mengenai adanya kandung kemih kelamin yang disebut dalam kedokteran hydrocile duplex yang menjadikan buah pelir bayi membesar, sudah normal sebagai mana bayi yang bobotnya normal. “Demikian juga dengan pencernaan dipastikan sehat, jadi tidak ada masalah bila keluarga berkehendak membawa pulang, kondisinya cukup membaik,” kata Ansaruddin.
Bupati Asahan Drs H Risuddin dan Ny Hj Helmiati Risuddin yang dikonfirmasi di ruang kerja Dirut RSUD HAM dr Herwanto mengatakan hanya pers yang membesar besarkan kepeduliannya beserta istri terhadap penderitaan keluarga anak angkatnya M Akbar Risuddin.
“Sebagai bupati, kendati bayi raksasa itu putra Kabupaten Batubara bukan berarti kita langsung memutus silaturahmi atau tidak peduli dengan permasalahan lingkungan. Sebagai kepala daerah kita tidak boleh berpikir demikian, kita harus berfikir positif. Saya dengan istri tulus dan ikhlas menjadi bapak angkat M Akbar Risuddin dan kami akan perlakukan dia sebagai anak kandung. Boleh dibilang anak keenam dari anak sebelumnya. Jika sekarang orangtua M Akbar Risuddin bersedia memberikan, anak ini kami bawa pulang karena di rumah sudah kesepian. Tidak perlu menunggu 5 bulan, sekarang kami siap menjadi orangtua angkatnya,” kata Risuddin.
Sejak sekarang karena sudah jadi orangtua angkatnya, Risuddin menyatakan siap membiayai hidup anak itu termasuk menyelesaikan sekolahnya hingga perguruan tinggi. Bukan hanya memberikan dana untuk memperbaiki rumah ibu M Akbar Risuddin sudah siap. “Ini adalah wujud kepedulian saya dengan penderitaan keluarga anak angkat saya ini,” kata Risuddin.
Sementara itu, secara terpisah satu hari sebelumnya kepada SIB, Ani orangtua kandung M Akbar Risuddin telah bertekad untuk menyerahkan anak itu tetapi setelah berusia 5 bulan. “Anak itu kami hantar langsung maklum kehidupan kami sangat tidak beruntung. “Barang kali ini adalah rahmat dan hidayah dari Allah anak kami ini menjadi anak pejabat Asahan yang harus kami syukuri sekeluarga. Kalau kami tetap mengasuh anak ini dari mana uang untuk membeli susunya karena itu dengan rasa ikhlas anak ini kami serahkan kepada Bapak Risuddin dan ibu Hj Helmiati untuk dididik menjadi anak yang soleh, kalau untuk menambah tidak namun kalau Allah berkehendak kita tidak bisa melawan kehendak itu,” ujar sang ibu yang menjadi perhatian masyarakat luas. (S13/u)
sumber : hariansib.com
Short URL: http://asahannews.com/?p=995



