asahan : Kelulusan Sistem Ranking
asahan ( berita cpns 2009 )
Sebanyak 875 peserta tidak hadir dalam ujian seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Asahan tahun 2009. Ketidakhadiran mereka diperkirakan mengikuti ujian di daerah lain. Sementara kelulusan tersebut berdasarkan sistem ranking.
“Kelulusan CPNS tahun 2009 di Pemkab Asahan berdasarkan sistem ranking,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asahan Drs John Hardi Nasution, Rabu (25/11).
Kepala Bidang Kepegawaian dan Mutasi Sutiono SSos SH menambahkan, banyaknya peserta yang tidak ikut ujian CPNS diperkirakan saat pendaftaran dibuka, pelamar tersebut mendaftar di dua tempat atau lebih. Dan saat mau digelar ujian seleksi, pendaftar CPNS ini memilih salah satu dari yang didaftarnya. Terlebih kabupaten/kota serentak menggelar seleksi CPNS. Jumlah peserta yang ikut ujian seleksi di Asahan sebanyak 5.036 orang,” katanya.
Sutiono yang juga salah seorang panitia pendaftaran CPNS menambahkan, sebanyak 875 orang tersebut dipastikan gugur atau kalah sebelum bertanding pada penerimaan CPNS di Pemkab Asahan.
Ketika ditanya, rinciannya pelamar formasi guru, teknis dan kesehatan yang kalah sebelum ujian, Sution mengaku belum bisa merincinya. “Kita masih merekapnya. Tapi secara umum dari ketiga formasi tersebut, yang 875 orang yang sudah pasti gagal sebelum iku ujian,” ujarnya.
Nomor Peserta 10, di Isian Lembar Jawaban 9
Sekdakab Asahan Ir H Erwin Syahrul Pane MM mendantangi sejumlah lokasi ujian seleksi CPNS 2009. Ruangan 305 yang berada di SDN 010092 Kisaran Kecamatan Kota Kisaran Barat dengan peserta ujian terdiri dari No Ujian 3530240007-3530240020 merupakan lokasi ujian yang pertama dikunjungi Sekdakab Erwin Syahrul Pane.
Sekdakab bersama Asisten III Muhammad Salim, Kepala Inspektorat Harpan Harahap SH MM, Kepala BKD Drs John Hardi Nasution dan rombongan sempat berdialog dengan pengawas di lokasi ujian itu.
Bahkan Sekdakab sempat dipertanyakan terkait dengan digit nomor peserta yang berjumlah sepuluh. Sedang di kotak lembar jawaban hanya berjumlah sembilan. Sekdakab didampingi Megah dan Hani (utusan Universitas Indonesia/UI) mengatakan, peserta diminta untuk mengkurangi angka nol yang ada di bagian belakang nomor ujian.
“Boleh saja angka paling belakang ditulis diluar kotak dan itu tidak ada masalah. Sebab di lembar jawaban itu juga ada ditulis nomor peserta,” terang Megah.
Peserta yang mengikuti ujian CPNS pun merasa puas atas jawaban yang diterimanya. Terlebih jawaban itu datang dari Sekdakab Asahan dan utusan UI yang merupakan PTN yang bekerja sama dengan Pemkab Asahan dalam seleksi CPNS tahun 2009.
Sekdakab dan rombongan kemudian menuju lokasi ujian lainnya seperti di SMAN 2 Kisaran, SMPN 2 Kisaran dan SMKN 2 Kisaran.
Soal 100, Waktu 120 Menit
Sekdakab Asahan Erwin Syahrul Pane di tengah-tengah peninjauan itu kepada METRO mengutarakan, selama turun di lokasi, pihaknya tidak menemukan kejanggalan dan kendala yang berarti.
“Ujian CPNS tahun 2009 di Asahan berjalan semestinya dan diharap agar tidak ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih Pemkab Asahan sejak awal menginginkan ujian CPNS berjalan tertib, aman dan kondusif,” ujarnya. Sedang materi soal, sebut Sekdakab, berjumlah 100 soal dan semua soal berjenis pilihan berganda (multiple choice) dan waktu pengerjaannya selama 120 menit. Ujian dimulai pukul 09.00 WIB-11.00 WIB.
Lembaran
Soal Dimusnahkan
Pemkab Asahan memusnahkan lembaran soal ujian CPNS tahun 2009 di belakang kantor Bupati Asahan. Pemusnahan itu berlangsung pukul 16.00 WIB atau setelah lima jam pelaksanaan ujian digelar.
Pemusnahan soal itu disaksikan pejabat Pemakab di antaranya Sekdakab Asahan Ir Erwin Syahrul Pane MM, Kepala Inspektorat Harpan Harahap SH MM, Kepala BKD Drs John Hardi Nasution, Kabag Hukum Zulkifli Nasution SH, Kabag Humas Pemkab Rahmat Hidayat SSos MSi, Kepala Bappeda Drs H Mahendra MM, Sekretaris Dinas PU Ir Muhardi Syarjan MSi.
Kepala BKD Asahan John Hardi Nasution kepada METRO mengutarakan, pemusnahan soal ini bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus menjamin kerahasiaan dan kemurnian proses pelaksanaan ujian di Pemkab Asahan. Sedang lembaran soal jawaban dibawa ke UI Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan. Terlebih UI merupakan PTN yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Asahan.
“Membawa lembaran jawaban itu ke UI telah ditugaskan panitia dan dikawal petugas kepolisian. Selain itu mewakil pimpinan DPRD Asahan juga turut melakukan pengawalan. Semua itu diharapkan agar kemurnian penerimaan CPNS di Asahan berjalan baik,” ujarnya. Ditambahkannya, pengumuman penerimaan CPNS di Asahan akan dilakukan tanggal 7 Desember 2009.
Ujian CPNS Tanjungbalai Aman
Pelaksanaan ujian CPNS di Kota Tanjungbalai berjalan aman dan lancar. Ada 48 titik atau lokasi ujian yang disediakan Pemko untuk peserta dalam mengikuti ujian. Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemko Tanjungbalai Dra Darul Yana Siregar.
Diutarakannya, dalam pelaksanaan ujian CPNS itu, Wali Kota Tanjungbalai Dr Sutrisno Hadi SpOG serta unsur Muspida terjun ke lokasi untuk melihat secara langsung proses ujian CPNS. Lokasi yang ditinjau Wali Kota yakni, SMAN 2 di Jalan Kisaran Km 4, MAN Jalan Abbas, SMPN I Jalan Sudirman, SD 132405 Jalan Saidi Muli, SD 132416 Jalan Mesjid Pulau Simardan, SD 136467 Jalan Mesjid Pulau Simardan dan SD 134415 Jalan Mesjid Pulau Simardan.
Sementara itu tim pengawas dari Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung juga hadir di Kota Tanjungbalai. Mereka yakni, DR Yan Yan Muhammad Yani dan Agus Taryana. Setelah ujian, lembar soal ujian tersebut akan dibakar atau dimusnahkan. Pemusnahan lembar soal ujian CPNS sekitar pukul 15.00 WIB di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai. Sementara lembar jawaban akan disimpan di Kantor Wali Kota dalam posisi disegel serta diawasi atau dijaga ketat pihak aparat kepolisian.
Lembar jabawan kemudian akan diperiksa di UNPAD Bandung. Rencananya hari ini lembar jawaban itu dibawa ke Medan, dan dari Medan sekitar pukul 12.00 WIB akan dibawa ke Bandung. Lembar jawaban komputer itu selain dikawal petugas, pihak Pemko dan enam orang anggota DPRD juga ikut mendampingi.
Salah seorang anggota DPRD Tanjungbalai Hakim Tjoa Kien Lie mengatakan, pelaksanaan ujian CPNS aman dan lancar. “Kita pihak DPRD ikut berperan serta dalam mengawasi CPNS. Dan enam anggota DPRD juga ikut dalam mendampingi saat membawa lembar jawaban komputer ke Bandung besok (hari ini, red),” ujarnya. Di tempat terpisah Kabag Bina Mitra Polresta Tanjungbalai AKP L Sirait mengatakan, dalam pengamanan pelaksanaan ujian CPNS , Polresta mengerahkan 50 personel. (sht)
sumber : metrosiantar.com
Short URL: http://asahannews.com/?p=1453



Yeahh,tak ada yg janggal.. Lha wong anaknya sekda asahan lulus saat ujian itu..
Slamat Siang pak, saya ingin tau, kpn n dmn akan DI buka dan di laksanakan CPNS kab. asahan, trus klw saya mau tau lebih lengkap lagi tentang penerimaan CPNS, Saya harus mendapat kan info drmana,,,,???? trima kasih.