|

Asahan: Demo Listrik di Kisaran Berujung Penangkapan

Asahan ( kisaran )
Demo mahasiswa dan remaja masjid ke kantor PT PLN Ranting Kisaran, Jumat (4/9) siang, akhirnya berujung dengan penangkapan oleh aparat dari Polres Asahan. Pasalnya, diduga akibat emosi berlebihan dan ketidak-sabaran, para pendemo ini melakukan tindakan perusakan dengan merobohkan pagar kantor BUMN kelistrikan tersebut.

Menurut catatan, demo pada hari itu berlangsung dua kali, yakni pertama oleh belasan mahasiswa pada pagi hari hingga pukul 11.00 Wib. Dalam aksinya, para mahasiswa meminta agar Kepala PT PLN Ranting Kisaran, Manan Marpaung, bersedia menerima mereka untuk memberi jawaban atas kerapnya terjadi pemadaman listrik di daerah ini.

Massa saat itu mengeluhkan seringnya listrik padam saat mereka akan menunaikan ibadah shalat. Padahal, menurut massa pada kesempatan sebelumnya pihak PT PLN Ranting Kisaran telah berjanji bahwa pada saat berbuka dan makan sahur aliran listrik akan dinyalakan, meskipun ada kerusakan di Gardu Sentang dan sedang dalam perbaikan. “Namun nyatanya hanya tinggal janji dan tidak ditepati. Saat berbuka dan makan sahur listrik mati lagi. Manan Marpaung tukangh bohong!” hardik para pendemo saat itu.

Karena tak kunjung ditemui olah Marpaung, para pendemo memilih untuk bubar “sementara” dan berjanji untuk kembali setelah shalat Jumat. “Nanti kami akan datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak,” tegas Adytia sebagai Koorlap dengan menggunakan sound system yang diangkut dengan mobil pick-up.
Menepati janjinya, sekitar pukul 14.30 Wib, para pendemo tadi kembali hadir ke kantor PT PLN Ranting Kisaran dengan jumlah yang lebih banyak, yakni hampir seratusan orang.

Dalam orasinya mereka menuding Kepala PT PLN Ranting Kisaran pengecut karena tak berani menemui mereka. “Copot saja Marpaung dari jabatannya. Kami tidak mau jawaban yang klasik!” sergah massa pengunjuk rasa.

Saat itu, Kabag Binamitra Polres Asahan AKP Zulfikar sempat melakukan negosiasi agar para pengunjuk rasa bersedia ditemui salah seorang staf PLN Hutagalung karena saat itu Manan Marpaung sedang berhalangan akibat pekerjaan. Namun, tawaran ini tak diterima oleh pengunjuk rasa. Negosiasi berikutnya oleh AKP Zulfikar meminta agar massa bersabar sebentar karena Manan Marpung sudah diminta untuk datang menemui massa.

Diduga karena emosi sedang memuncak, massa pun tak sabar menunggu dan mengancam untuk mencari langsung Manan Marpaung ke dalam kantor. Massa pun lalu merangsek dan mendorong pintu pagar kantor tersebut hingga tumbang lalu berusaha masuk ke dalam pekarangan kantor.

Kabag Binamitra AKP Zulfikar saat dikonfirmasi tentang jumlah pendemo yang ditangkap mengaku belum tahu pasti. “Kita tunggu laporan dari serse. Mereka diamankan karena sempat merusak,” tegas AKP Zulfikar.
sumber : harian-global.com
Daniel

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=479

Posted by on Sep 5 2009. Filed under ASAHAN, DAERAH. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

1 Comment for “Asahan: Demo Listrik di Kisaran Berujung Penangkapan”

  1. SATRIAWAN GUNTUR ZASS.SH

    MENDUNG UPAYA MASYARAKAT ASAHAN DALAM AKSI DEMO MENENTANG KEBIJAKAN SEPIHAK PLN KISARAN, KARENA AKIBAT TINDAKAN SEPIHAK PLN TERSEBUT JELAS MERUGIKAN HAK-HAK KONSUMEN MASYARAKAT ASAHAN.

    MAKA DARI ITU SEBAIKNYA MASYARAKAT ASAHAN MENGGUNAKAN HAK KONSTITUSINYA DENGAN DENGAN CARA MENGGUGAT PLN MELALUI GUGATAN CLASS ACTION.

    DISAMPING ITU HARUS DILAKUKAN PEMERIKSAAN ATAU AUDIT INVESTIGASI AGAR MENGETAHUI ALASAN YANG SESUNGGUHNYA DARI PLN.

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...