|

Asahan : Bayi terberat di Indonesia harus tetap diberi ASI

asahan
akbarBayi besar raksasa jenis kelamin laki-laki mencapai berat 8,7 kg dan panjang 62 cm yang lahir di RSU Abdul Manan Simatupang Kisaran, Sumatera Utara harus tetap diberikan air susu ibu (ASI).

Dengan pemberian ASI itu, maka bayi tersebut akan tetap tumbuh dan selalu sehat dan dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, dr.Nur Rasyid Lubis di Medan, Jumat.

Bayi besar yang diberi nama Muhammad Akbar Risuddin lahir di RSU Abdul Manan Simatupang, Senin (21/9) melalui operasi.

Muhammad Akbar merupakan anak ketiga dari pasangan Ani (30) dan Hasanuddin (32) warga Dusun I Desa Bulan Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumut.

Bayi pertama dari pasangan tersebut, juga dilahirkan mencapai berat badan di atas normal. Anak pertama mereka lahir dengan berat 5,3 kg dan anak kedua 4,4 kg.

Rasyid mengatakan, pemberian ASI secara teratur juga dapat menambah perkembangan bayi tersebut, sehingga dia (bayi) dapat dengan cepat tumbuh dewasa.

Pemberian ASI itu tetap dianjurkan bagi setiap ibu-ibu yang beranak kecil, selain mendapat asupan gizi yang baik dan memiliki protein yang terjamin dan begitu juga kesehatannya.

“Bayi yang mendapatkan ASI tampak sehat dan lincah serta memiliki kecerdasan yang cukup tinggi, bila dibandingkan memberikan susu kaleng,” kata Rasyid yang juga Wakil Direktur Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) pada RSUP H Adam Malik Medan.

Selanjutnya dia menyarankan, pada bayi yang saat ini masih mendapat perawatan di rumah sakit Kisaran jangan diberikan susu kaleng, karena dapat berdampak terhadap kesehatannya.

“Bayi tersebut disarankan disusui oleh ibunya, jangan sampai dikasih susu yang lain, karena itu bisa berpengaruh pada kesehatan bayi,” ujarnya.

Selain itu, ibu yang baru saja melahirkan bayi itu, juga tetap diberikan makanan yang bergizi dan kesehatannya selalu diperhatikan.

Dengan demikian, ibu tersebut tetap dalam keadaan sehat dan tidak mudah terserang penyakit, sehingga dia dengan mudah dapat merawat si buah hatinya itu.

Ditanya apa penyebab wanita tersebut melahirkan anak besar di atas normal, Rasyid mengatakan, bisa saja akibat pengaruh genetik, karena ibu dan ayah dari bayi tersebut juga bertubuh besar.

Dia menjelaskan, bayi yang lahir dengan tubuh besar itu, juga bisa saja ibunya memiliki penyakit diabetes, sehingga berat badan bayi menjadi berat.

“Namun, kita tidak perlu merasa heran dengan bayi memiliki berat badan di atas normal itu, ini merupakan hal yang biasa,” katanya.

Namun, yang perlu diperhatikan bayi itu tetap dalam keadaan sehat jangan sampai mengalami sakit. Apalagi bayi itu merupakan bayi yang terberat di Indonesia, kata dr. Rasyid. (kpl/roc)
sumber : kapanlagi.com

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Short URL: http://asahannews.com/?p=935

Posted by on Sep 26 2009. Filed under ASAHAN, DAERAH. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

bisnis online Informasi Kesehatan Lainnya : Agung Farma
120x600 ad code [Inner pages]

seputar_islam

Recently Commented

  • alfata: Kami menyediakan bibit gaharu jenis A. Malacecis dengan harga Rp.500 /btgm.hub 087790724999
  • Obat Tradisional Maag: terimaksih informasinya,. banyaknya penderita penyakit hepatitis tetapi penanganan sejak dini...
  • misna: cemana menurut ente,masak orang kerja di takuti di buat jadi down………̷ 0;
  • misna: copot jabatan kasat pol-pp jugalah,yang menghubar habirkan pol-pp asahan
  • Anna Wijayanti: .maaf sebelumnya, apakah yang bisa menjadi jurnalis hanya orang – orang yang lulus S1 sedangkan...